10 Makanan Khas Gunung Kidul yang Terkenal & Wajib Anda Coba

10 Makanan Khas Gunung Kidul yang Terkenal & Wajib Anda Coba

Gunung Kidul, daerah di Jogja ini terkenal dengan pantai0pantainya yang indah. Membuat kawasan ini seringkali menjadi tujuan para wisatawan. Tak hanya itu, kabupaten ini juga menjadi daerah yang cocok untuk kulineran. Ada beberapa makanan khas Gunung Kidul yang harus anda jajal untuk menjadi kegiatan wisata kulineran anda.

1. Nasi Tiwul

 

Nasi Tiwul
Photo by Twitter Kahfisang, Hiatus

Gunung Kidul menjadi daerah yang memiliki hasil singkong melimpah. Sehingga wajar jika beberapa makanan khasnya merupakan olahan dari singkong. Seperti halnya Nasi Tiwul yang dibuat dari gaplek, atau singkong yang telah dikeringkan. Tiwul sendiri bagi masyarakat daerah ini merupakan panganan pokok di era 1960 hingga 1970 an.

Dan makanan ini identik dengan potret kemiskinan yang terjadi di Gunung Kidul. Karena pada saat itu terjadi kegagalan panen padi, sehingga singkong menjadi gantinya. Tetapi kini, nasi tiwul menjadi kuliner yang ikonik dan wajib dicoba. Proses pengolahan nasi tiwul ini tidaklah sulit, dimana gaplek yang telah kering akan dihaluskan.

Menghaluskan gaplek ini kini juga sudah menggunakan mesin khusus sehingga menjadi butiran tepung yang halus. Setelah itu barulah diolah menjadi tiwul dengan ditambahkan dengan air hangat. Penyajiannya akan disandingkan dengan sambal ijo, ikan asin dan juga terong goreng. Perpaduan rasa gurih tiwul dan lauknya akan membuat anda ingin nambah.

2. Sego Abang Jirak

Sego Abang Jirak
Photo by Facebook Kwan Hwie Liong

Melanjutkan perjalanan kulineran di Gunung Kidul, anda bisa menjadikan Sego Abang Jirak sebagai pilihan. Seperti namanya, sajian makanan ini merupakan nasi merah yang diproduksi masyarakat. Bisa dikatakan jika sego abang jirak memiliki gizi yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan curah hujan di Gunung Kidul rendah dan memiliki tanah berbatu.

Membuat nasi merah yang dihasilkan lebih gurih jika dibandingkan nasi lainnya. Kandungan protein dan juga karbohidratnya juga lebih tinggi dari nasi putih. Menariknya, dalam proses penanaman nasi ini juga tidak menggunakan bahan kimia. Para pecinta makanan organik selalu menjadikan makanan ini sebagai andalan saat sedang di Gunung Kidul.

Cara memasaknya juga unik, yakni masih menggunakan tungku tanah liat dan kayu bakar. Umumnya, sego abang jirak akan disajikan dengan jangan lombok ijo yakni sayur berkuah santan yang pedas. Anda juga bisa memilih lauk pendamping seperti ayam goreng, urap urap atau menu lainnya. Perpaduan rasa yang dihadirkan dijamin akan membuat anda ketagihan.

3. Belalang Goreng atau Walang Goreng

Belalang Goreng
Photo by Twitter Hoseok, Jung. ℭ

Walang Goreng atau belalang goreng menjadi makanan khas dari Gunung Kidul yang unik dan membuat penasaran. Walaupun terbilang ekstrim, karena yang dimasak adalah belalang. Namun panganan ini terbilang populer dan membuat banyak orang penasaran. Perlu anda tahu, jika walang memiliki kandungan protein yang sangat tinggi.

Namun anda yang memiliki alergi harap berhati hati saat mengkonsumsinya. Anda tak perlu khawatir perihal kebersihannya, karena makanan ini sudah aman dikonsumsi. Pengolahan makanan ini sangat diperhatikan dan tidak menggunakan bahan pengawet apapun. Proses pengolahannya memang sangat sederhana, belalang yang telah dibersihkan akan langsung di goreng.

Kemudian akan ditambahkan dengan bumbu ketika sudah benar benar garing. Memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang gurih, anda wajib mencoba panganan ini. Untuk mendapatkannya memang tidaklah sulit, biasanya di jual di pinggir jalan. Namun harganya tak lagi murah, mengingat untuk menangkap belalang saat ini bukanlah pekerjaan yang mudah.

4. Jangan Lombok Ijo

Jangan Lombok Ijo
Photo by Twitter JogjakartaNesia

Sudah sempat disinggung sebelumnya, jangan lombok ijo merupakan lauk yang sangat pas untuk nasi tiwul maupun nasi abang. Jangan Lombok Ijo juga sering dikenal dengan sayur cabai hijau. Makanan ini sebenarnya menu yang sederhana, yakni campuran tempe dan cabai hijau yang dimasak dengan kuah santan.

Sebenarnya secara tampilan kuliner khas Gunung Kidul ini tak jauh berbeda seperti yang ada di Wonogiri. Bahan bahan yang digunakan juga hampir sama, tetapi untuk rasa yang ditawarkan akan sangat berbeda. Perpaduan rasa gurih dari santan dan pedas dari cabai hijaunya memberikan perpaduan yang pas di lidah.

Makanan ini paling nikmat disantap dengan nasi yang masih hangat. Anda bisa dengan mudah menemukan kuliner satu ini. Biasanya warung warung makan di sepanjang Gunung Kidul menyediakan menu ini. Menikmatinya dengan keluarga atau sahabat tentunya akan memberikan pengalaman rasa yang tidak bisa dilupakan begitu saja.

5. Gatot

Gatot
Photo by Twitter Enni Faizah

Panganan khas Gunung Kidul yang bisa anda coba berikutnya adalah Gatot. Gatot adalah panganan yang terkenal dan wajib anda coba untuk menambah pengalaman rasa Anda. Bahan dasar yang digunakan mirip dengan tiwul yakni gaplek. Dan Gatot selalu diburu oleh wisatawan maupun pemudik, mengingat tak mudah untuk mendapatkannya di daerah lainnya.

Walaupun sama sama terbuat dari Gaplek, tetapi gaplek yang digunakan berbeda. Gaplek ini harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu. Inilah yang membuat gatot memiliki warna kehitaman. Gaplek ini memiliki warna hitam karena proses penjemuran di bawah sinar matahari dalam jangka waktu sekitar 2 sampai tiga hari.

Setelah itu gaplek akan direndam dalam air sekitar 3 sampai 4 hari. Tujuannya untuk menghilangkan racun yang ada di dalamnya. Barulah gaplek akan dikukus dan ditambahkan dengan taburan kelapa parut. Inilah yang akhirnya dikenal dengan nama gatot. Anda bisa menemukan panganan ini di pasar pasar tradisional yang ada di Gunung Kidul.

6. Soto Ayam

Soto Ayam
Photo by Twitter Nayyyy

Ketika sedang berjalan-jalan di Gunung Kidul, anda bisa menjadikan soto sebagai kuliner anda. Karena walaupun anda bisa menemukan olahan ayam di berbagai kota, rasa yang dihadirkan di setiap daerah akan berbeda. Begitu juga dengan yang ada di kabupaten ini, anda bisa menemukan soto yang kuahnya bening.

Secara tampilan soto ayam ini akan mirip dengan yang anda temui biasanya. Yang membedakan adalah kaldunya yang lebih bening dibandingkan soto lainnya. Seperti kuah sop, hanya saja menggunakan pelengkap soto. Untuk menikmatinya anda juga bisa menambahkan lauk yang beragam. Dari mulai potongan ayam, sate usus, hingga gorengan bisa jadi teman makan.

7. Pathilo

Pathilo1
Photo by Twitter @TopanLab

Karena hasil singkong yang dihasilkan sangat melimpah, wajar jika masyarakat berinovasi membuat olahan dari bahan dasar singkong. Dan anda bisa menjadikan pathilo sebagai tujuan wisata rasa berikutnya. Pathilo adalah kerupuk yang dibuat dari pati singkong. Biasanya akan memiliki warna warni yang membuatnya terlihat semakin menarik.

Beberapa orang juga sering menyebut panganan ini dengan rengginang singkong. Proses pembuatan kerupuk ini sendiri tidaklah singkat, butuh waktu yang panjang. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat banyak yang ketagihan akan rasanya. Selain bisa dinikmati langsung, wisatawan juga bisa menjadikannya sebagai buah tangan.

Mulai dari toko oleh oleh hingga pasar tradisional banyak yang menjual kerupuk ini. Tidak hanya dijual matang, anda juga bisa membelinya saat masih belum di goreng. Sehingga lebih tahan lama jika ingin dijadikan oleh oleh keluarga. Umumnya panganan ini akan dihargai sekitar Rp 6 ribu ke atas setiap 1 kilonya, sangat ramah kantong bukan?

8. Kerupuk Singkong

Kerupuk Singkong gunung kidul
Photo by Facebook Telap Telep Camilan Jogja

Selain Pathilo, ada juga kerupuk singkong yang banyak diburu di Gunung Kidul. Seperti namanya, camilan satu ini juga dibuat dari singkong sebagai bahan dasarnya. Jika bentuk pathilo lebih unik, maka kerupuk ini memiliki bentuk seperti biasanya. Hanya saja yang membuatnya unik, kerupuk singkong memiliki banyak rasa yang bisa dijadikan pilihan.

Inilah akhirnya yang banyak membuat orang penasaran akan rasanya. Rasa rasa yang dihadirkan juga kekinian yang sangat pas jika berpadu dengan gurihnya singkong dan renyahnya teksturnya. Membuat siapapun yang sudah mencicipinya akan ketagihan dengan rasanya. Anda juga bisa menjadikan kerupuk singkong sebagai oleh oleh khas.

9. Oseng Bunga Pepaya

Oseng Bunga Pepaya
Photo by Twitter kulineryogya.id

Kuliner khas Gunung Kidul yang juga sayang dilewatkan adalah Oseng Bunga Pepaya. Makanan satu ini bisa anda temukan di beberapa kedai atau warung yang ada di sepanjang jalan. Tidak perlu khawatir akan rasanya yang pahit, karena pengolahan yang tepat akan membuatnya makin nikmat. Nasi pulen dan sambal bawang jadi paduan yang pas untuk kuliner ini.

10. Bakmi Jawa

Bakmi Jawa
Photo by Twitter Solihin IS

Tidak hanya di Jogja, di Gunung Kidul anda juga bisa menemukan olahan bakmi jawa yang nikmat. Anda bisa mengunjungi kedai Bakmi Jawa Mbah Noto yang sudah terkenal akan rasanya yang luar biasa. Ada banyak menu yang bisa dijadikan pilihan, dari bakmi goreng hingga bakmi godhog. Kuliner legendaris ini sangat sayang untuk anda lewatkan saat berkunjung.

Itulah beberapa makanan khas Gunung Kidul yang bisa anda cicipi ketika singgah. Beberapa diantaranya juga bisa anda jadikan sebagai buah tangan keluarga di rumah. Walaupun kebanyakan berupa makanan tradisional tapi akan memberikan pengalaman rasa luar biasa. Apalagi belum tentu anda bisa mencicipinya di kota lainnya selain di Gunung Kidul.