22 Makanan Khas Jawa Barat yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

22 Makanan Khas Jawa Barat yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

Setiap daerah memiliki makanan khas masing-masing, termasuk Jawa Barat. Provinsi yang kebanyakan dihuni suku Sunda ini memiliki berbagai jenis makanan yang bisa dinikmati oleh jenis lidah dari semua daerah. Baik dari makanan berat yang membuat perut mudah kenyang, maupun makanan ringan yang dapat dinikmati ketika santai, semua mudah ditemukan di Jawa Barat.

Meskipun sebagian makanan saat ini sudah banyak ditemui di daerah lain, tentu tidak senikmat dari daerah asalnya. Setiap makanan mempunyai ciri khas masing-masing, baik dari bentuk, bahan yang digunakan dan juga bumbu pelengkapnya. Maka dari itu, sangat disarankan untuk berwisata kuliner ketika mengunjungi provinsi yang mempunyai ibukota Bandung ini. Dari beberapa jenis makanan yang akan kami rangkum berikut, mungkin ada beberapa yang sudah bisa ditemui di daerah anda saat ini!

1. Lotek

Lotek
Photo by Facebook PaperKampung

Ketika melihat Lotek, sekilas memang mirip dengan nasi pecel yang ada di Jawa Timur. Namun jika diperhatikan lebih detail, ada beberapa perbedaan yang bisa ditemui. Diantaranya yakni dari bahan pelengkapnya yang berupa kerupuk dan tambahan bakwan khas Jawa Barat. Jenis bumbu yang digunakan juga berbeda, karena ada terasi dan juga campuran bawang putih.

2. Batagor Bandung

Batagor Bandung
Photo by Facebook Food Festival Bandung

Makanan khas selanjutnya datang dengan nama Batagor Bandung. Saat ini anda mungkin dengan mudah menemukannya di berbagai daerah, bahkan Jawa Timur. Bahan utamanya dari bakso tahu goreng, kalau disingkat jadi Batagor.

Semua menjadi satu antara bakso dan tahu yang kemudian digoreng hingga kering dan renyah. Selanjutnya disiram dengan kacang yang sudah dihaluskan dengan pelengkap bumbu khas daerah tersebut.

3. Seblak

Seblak
Photo by Facebook Warunk UpNormal

Seblak memang masih baru dikenal dan menjadi hits beberapa waktu lalu, namun tingkat popularitas nya dapat mengalahkan jajanan lain dari daerah yang berpenduduk 46 juta jiwa lebih tersebut. Rasanya unik, campuran antara pedas, gurih, asin dan ada sedikit asam.

Rasa tersebut tidak lain dihasilkan dari bumbu yang diberikan. Bumbu tersebut lalu dicampurkan kedalam berbagai jenis bahan seperti ceker ayam, telur, kerupuk, sosis dan sayuran. Makanan yang satu ini cocok jika dimakan selagi panas dengan tingkat kepedasan ekstra.

4. Dorokdok

Dorokdok
Photo by Facebook Surabaya Hotel School

Di daerah lain dikenal dengan nama kerupuk rambak, sedangkan di Jawa Tengah bernama krecek. Akan tetapi berbeda dengan di Jawa Barat yang di beri nama Dorokdok. Makanan juga tergolong jenis kerupuk ini terbuat dari kulit sapi yang telah dikeringkan, kemudian digoreng. Sebelumnya tentu sudah diberi bumbu khusus sehingga menghasilkan rasa gurih dan asin.

Siapkan minuman sebanyak mungkin jika ingin menikmatinya, karena meskipun gurih dan nikmat, namun cukup susah ditelan. Selain cocok dijadikan teman makan nasi, Dorokdok juga nikmat digunakan sebagai camilan.

5. Karedok

Karedok
Photo by Instagram PT Sari Bumbu Indonesia

Kuliner khas Jawa Barat yang satu ini cukup mirip dengan Gado-gado yang ada di Jawa Timur. Terdapat bumbu dari kacang yang sudah dihaluskan sehingga menjadi cair. Perbedaan mencolok dapat dilihat dari penggunaan sayur.

Jika Gado-gado menggunakan sayur yang sudah direbus, Karedok justru menggunakan sayuran mentah. Justru inilah yang menjadikannya khas dan membuat citarasa makanan alami.

6. Sega Lengko

Sega Lengko
Photo by Facebook Surabaya Hotel School

Dalam bahasa Jawa Timur, Sega berarti Sego, atau nasi jika diartikan kedalam bahasa Indonesia. Sega Lengko banyak ditemui di daerah Bandung, Brebes, Cirebon, Tegal dan sekitarnya. Bahannya cukup sederhana, meliputi nasi, tempe dan tahu goreng, taoge dan daun kucai. Kemudian di siram dengan bumbu kacang dan diberi pelengkap kecap manis.

7. Dodol Garut

Dodol Garut
Photo by Twitter Indonesia Kaya

Sesuai dengan namanya, makanan ringan ini berasal dari Garut. Bahan utamanya berupa tepung ketan, santan dan gula merah. Beberapa penjual juga menambahkan rasa tersendiri untuk menggugah selera. Sekilas cukup mirip jenang yang merupakan makanan dari Kudus, namun Dodol Garut teksturnya lebih halus dan juga lebih kering.

8. Asinan Bogor

Asinan Bogor
Photo by Facebook Serba-Serbi Tanah Airku

Berbagai asinan mudah ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Namun ada ciri khas dari Asinan Bogor yang menggunakan kuah dengan terbuat dari bumbu khusus dan juga cabai merah. Cabai inilah yang membuat citarasa menjadi semakin pedas. Selain buah, terdapat asinan berupa sayuran yang bisa dicampur atau juga bisa dipesan secara terpisah.

9. Cireng

Cireng
Photo by Twitter MARINIR TNI AL

Bahan utamanya dari tepung kanji yang digoreng kering dengan tambahan bumbu sebagai penyedap. Dalam bahasa Sunda, Aci merupakan tepung kanji tersebut. Sehingga nama Cireng sebenarnya dari kata Aci yang digoreng. Berbagai rasa bisa dipilih sesuai selera, namun pada umumnya, isi Cireng berupa ayam, bakso, sosis, kornet dan bahkan cokelat.

10. Combro

Combro
Photo by Facebook Juara masak

Jika anda pernah makan Jemblem yang ada di Jawa Timur, mungkin seperti itulah jajanan khas Jawa Barat yang bernama Combro ini. Bahan dasarnya sama, yaitu dari singkong yang diparut kemudian dibentuk bulan dan digoreng.

Bedanya dari isi yang ada di dalamnya, jika Jemblem berisi gula aren atau gula merah, Combro mempunyai isi yang dikenal dengan nama oncom. Dengan demikian, rasa yang dihasilkan juga sangat berbeda karena Jemblem mempunyai rasa manis, sedangkan Combro rasanya gurih.

11. Tahu Sumedang

Tahu Sumedang
Photo by Facebook Tahu Sumedang Kang Ujang

Sebagaimana mestinya bentuk tahu, makanan ini juga berbentuk kotak. Tahu Sumedang sudah banyak ditemui di berbagai daerah bahkan anda bisa menemui makanan ringan yang satu ini ketika dalam perjalanan menggunakan bus umum.

Meskipun bentuk dan bahan dasarnya sama, namun rasanya jauh berbeda dari kebanyakan tahu yang ada di daerah lain. Tahu Sumedang mempunyai rasa lebih gurih dan asin, dengan tekstur yang lebih lembut meskipun digoreng kering.

12. Ubi Cilembu

Ubi Cilembu
Photo by Facebook Juan Sekarroza Febrynarulita

Dinamakan Ubi Cilembu memang asal dari ubi jalar ini dari Cilembu. Ada keunikan tersendiri dari kebanyakan ubi yang ada, yaitu ketika dimasak. Ketika mentah memang tidak ada yang berbeda dari ubi pada umumnya. Namun setelah matang, perbedaan terlihat karena kulitnya yang keriput dan bentuknya yang mengempis. Bukan berarti rasanya tidak nikmat, jika anda pernah minum madu, setidaknya seperti itulah rasa dari Ubi Cilembu.

13. Oncom

Oncom
Photo by Facebook ResepKita.com

Jika pada makanan Combro tadi oncom dimasukkan kedalam bulatan singkong, kali ini Oncom berdiri sendiri, alias independen. Bahan utamanya dari kacang kedelai, bisa dikatakan bahwa Oncom merupakan ‘kakak’ dari tempe. Hal ini dikarenakan bahan yang digunakan dipanen ketika sudah menghasilkan spora.

14. Peuyeum

Peuyeum
Photo by Facebook Ticktab

Pernah makan tape? Seperti itulah rasa dari makanan pengganjal perut Peuyeum. Bahannya sama, yaitu berupa singkong yang sudah difermentasi. Perbedaan cukup jelas ketika Peuyeum disajikan utuh dalam bentuk singkong, sedangkan tape dipotong kecil. Tingkat kematangan dari proses fermentasi Peuyeum juga berbeda, agak sedikit setengah matang.

15. Tutug Oncom

Tutug Oncom
Photo by Facebook Deni Romli

Di Tasikmalaya, anda bisa menemukan makanan khas lain dari provinsi Jawa Barat dengan nama Tutug Oncom. Bahannya utamanya berupa oncom, sesuai dengan nama makanannya. Penyajiannya dengan nasi yang ditumbuk. Sebelumnya, oncom diproses terlebih dahulu dengan cara digoreng atau dibakar. Sebagaimana rasa khas oncom, anda akan merasakan nikmat gurih yang dipadukan dengan nasi.

16. Colenak

Colenak
Photo by Facebook Risca Imelda

Namanya lucu, kepanjangannya juga lucu, yaitu di cocol enak. Dibalik kelucuan nya, mungkin anda tidak pernah menyangka bahwa makan yang satu ini cukup populer karena kenikmatannya. Bahan dasarnya dari Peuyeum yang dibakar terlebih dahulu diatas arang, kemudian disiram dengan gula merah cair. Rasa gurih akan didapat ketika Colenak ditaburi dengan parutan kelapa.

17. Rengginang

Rengginang
Photo by Facebook Asep Supriatna

Tidak sulit menemukan cemilan khas Jawa Barat di daerah lain. Rengginang biasanya dijual di toko pusat jajanan oleh-oleh. Bahan utamanya dari nasi atau ketan yang dibentuk bulan, kemudian dijemur dan digoreng. Sebelumnya, Rengginang terlebih dahulu diberi bumbu dengan campuran bawang putih. Maka tidak heran jika anda juga merasakan adanya rasa bawang putih yang khas.

18. Misro

Misro
Photo by Facebook Aswan

Misro merupakan salah satu jenis makanan yang terbuat dari singkong parut, kemudian dibentuk bulat atau lonjong. Sebelum digoreng, Misro diisi dengan gula merah secukupnya. Dengan perpaduan bahan tersebut, makanan ringan ini mempunyai rasa sedikit gurih dan kebanyakan manis.

19. Wajit

Wajit
Photo by Facebook Muhammad Billy Sauqi

Bahannya dari beras ketan yang dicampur dengan dula aren dan juga kelapa. Kemudian dibentuk seperti wajik, atau kotak persegi. Adanya gula aren sebagai bahan utama membuat rasa dari Wajit cukup manis, atau biasa dikenal dengan legit. Siapkan air putih hangat atau teh jika menikmati camilan yang satu ini ya!

20. Surabi

Surabi
Photo by Facebook Kokita Lezat

Mungkin anda sudah menunggu jenis makanan ini untuk dimasukkan kedalam daftar makanan khas provinsi ini. Bentuknya bulat, dan sekilas mirip pancake yang merupakan makanan dari luar negeri. Namun hanya dari bentuknya saja, karena cara memasak dan bahannya sangat jauh berbeda.

Bahan yang digunakan dari tepung beras yang dicampur dengan bahan pelengkap lainnya. Kemudian dimasak diatas tungku yang terbuat dari tanah liat. Cara inilah yang membuat Surabi mempunyai rasa khas yang tidak ditemui makanan lain. Apalagi jika dimakan dengan kuah santan, pasti lebih nikmat dan gurih.

21. Cimol

Cimol
Photo by Facebook Sella Puspitasari

Masih seputar makanan ringan, kali ini dengan nama Cimol. Bentuknya bulat dan merupakan kependekan dari Aci digemol, dalam bahasa sunda artinya dibulatkan. Selain bulat, Cimol juga mempunyai bentuk yang cukup kecil sehingga bisa langsung dilahap.

Rasa gurih, nikmat dan lezat bisa didapatkan dari camilan yang satu ini. Bagian luar mempunyai tekstur yang agak keras karena hasil dari penggorengan. Sedangkan di bagian dalam tekstur nya kenyal. Hal ini tidak lain karena bahan dasarnya berupa Aci, atau tepung kanji.

22. Bandros

Bandros
Photo by Facebook Graddy Timotius

Kalau di Jawa Timur dikenal dengan nama kue bantol, karena pengambilan kue nya dengan cara di bantol. Merupakan salah satu jajanan tradisional yang ada di Jawa Barat, Bandros juga mudah ditemui di berbagai daerah. Rasa manis dan gurih menjadikan salah satu alasan kenapa banyak orang yang menjualnya.

Bahan utamanya dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan juga parutan kelapa. Setelah menjadi adonan, Bandros di goreng dengan api kecil diatas cetakan khusus. Mirip seperti kue pukis, namun kue Bandros mejadi satu, tidak terpisah seperti pukis.

Itulah beberapa jenis makanan khas Jawa Barat yang cukup populer dengan bahan dan ciri khas masing-masing. Dari sekian banyak makanan yang sudah disebutkan, manakah yang sudah pernah anda rasakan kenikmatannya? Jika belum ada sama sekali, maka sebaiknya anda membuat daftar khusus untuk berburu kuliner saat berada disana.